Alhamdulillah puji syukur kepada
Allah yang masih memberikan kita umur hingga saat ini dan semoga disampaikan
dengan bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan adalah bulan penuh ampunan dan pahala yang berlipat ganda,
bulan yang lebih baik dari seribu bulan. Dalam bulan ini kaum mukmin
diperintahkan untuk berpuasa satu bulan penuh.
Puasa secara bahasa ialah menahan.
Sedang puasa menurut syariat yaitu menahan dengan niat ibadah kepada Allah dari
makan, minum, berkumpul suami/istri dan seluruh yang membatalkannya dari terbit
fajar hingga terbenamnya matahari. Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ
عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
"Wahai kaum
mukmin, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas
orang-orang sebelum kamu supaya kamu bertaqwa". (QS. Al-Baqarah : 2 : 183)
Jadi puasa Ramadhan juga telah diwajibkan kepada umat-umat terdahulu
agar mereka bertaqwa.
Menurut Ibnu Abbas, kalimat
“Sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu” adalah Ahlul
Kitab
Apa yang dikatakan oleh Ibnu Abbas
sebagaimana tafsir di atas, bersesuaian dengan apa yang terdapat dalam Al-Kitab
pada pasal-pasal di bawah ini:
Yeremia 36 : 9 :
Adapun dalam
tahun yang kelima pemerintahan Yoyakin bin Yosia, raja Yuda. Dalam bulan yang
ke sembilan, orang telah memaklumkan puasa di hadapan Tuhan bagi segenap rakyat
di Yerusalem dan bagi segenap rakyat yang telah datang dari kota-kotaYahuda ke
Yerusalem.
Dalam hitungan tahun hijriyah,
urutan bulan-bulan hijriyah adalah sebagai berikut: Muharram, Shafar, Robiul
Awal, Robiul Akhir, Jumadil Ula, Jumadil Tsaniyah, Rajab, Sya’ban, Ramadhan,
Syawwal, Dzulqo’dah, Dzulhijjah.
Dari urutan bulan-bulan di atas,
bulan Ramadhan tetap pada bulan yang ke sembilan.
Imamat 23 : 29 :
Karena setiap
orang yang pada hari itu tidak merendahkan diri dengan berpuasa, haruslah
dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya.
Adapun puasa mulai diwajibkan kepada
Nabi Muhammad dan umatnya pada hari Senin dari bulan Sya’ban tahun kedua
Hijriyah. (Puasanya Para Nabi : Tinjauan al-Qur’an dan al-Kitab, hlm. 9-11)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar